Cara Atasi Anak Malas Belajar

Pertanyaan :

Ibu Cantika

Halo SOP,

Saya ingin bertanya, bagaimana cara mengatasi anak yang malas belajar di usia 9-12 tahun? Masalahnya anak saya kurang punya rasa tanggung jawab. Apakah di usia ini anak sudah terlambat untuk ditangani?

Terima Kasih

Jawaban Ahli:

Halo Parents,

Masalah pada anak seperti malas belajar berarti masalah motivasi. Motivasi ini berada pada area perkembangan sosial emosional atau untuk lebih detailnya terkait pengendalian diri. Pengendalian diri yang dimaksud adalah

  1. Pengendalian diri untuk tetap bertahan melakukan tugas walau tidak menyenangkan,
  2. Pengendalian diri untuk mengakhiri kegiatan-kegiatan yang menyenangkan dan beralih ke tugas-tugas belajarnya yang mungkin saja tidak menyenangkan.

Latihan pengendalian diri paling optimal dimulai sejak anak berusia 4 tahun. Namun, untuk kasus Ibu dengan anak yang berusia 9 tahun, tentunya belum terlalu terlambat dan masih bisa ditangani dengan cara berlatih. Nah, beberapa tips berikut ini bisa menjadi contoh latihan pengendalian diri

Tips praktisnya:

  1. Beri tanggung jawab rutin pekerjaan rumah yang harus dilakukan setiap hari. Misalnya beri anak tugas untuk mencuci piring. Jangan lupa untuk memberi konsekuensi, apabila anak tidak mau melakukan tugas tersebut. Sebagai contoh, jika anak tidak mencuci piring, maka anak tidak diizinkan menonton Tv. Lakukan latihan ini secara konsisten.
  2. Ajari dan tunjukkan cara belajar yang baik. Mungkin anak memang belum tahu apa yang dimaksud orangtua dengan “rajin belajar”. Oleh karena itu tunjukkan apa sih yang dimaksud dengan “rajin belajar”? Sebagai contoh, biasakan anak untuk belajar setiap hari. Beri anak jadwal belajar yang tetap dengan durasi waktu bertahap. Misal dari 15 menit tiap hari kemudian bisa ditambah dari hari ke harinya. Jangan lupa untuk membiasakan anak bahwa belajar adalah aktivitas yang tidak berat. Selain itu, Parents juga memiliki tugas untuk menemani anak belajar. Jangan hanya menyuruh anak untuk belajar. Tunjukkan pada anak  teladan yang baik. Ajak anak berdiskusi dan bantu kesulitan belajarnya. Hal ini agar Parents tahu topik mana saja yang dianggap sulit oleh anak.
  3. Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Misalnya dengan  menyediakan cemilan kecil sehat kesukaannya.

Demikian jawaban yang bisa saya berikan. Semoga bisa banyak membantu

Melita Rahardjo, M. Teach (EC)

 

 

Sumber: School of Parenting 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *