Langkah Menstimulasi Kemampuan Bicara Anak

Menginjak usia 1 tahun, umumnya anak-anak sudah mulai mengoceh dan mengucapkan kata-kata tertentu untuk menunjukkan apa yang mereka maksud. Menginjak usia 18 bulan, anak biasa sudah mulai bisa menggabungkan kata-kata sederhana untuk meminta sesuatu, misalnya, “Mau mamam” atau “Mama papa”. Pada masa ini, anak-anak menyerap bahasa dari sekelilingnya dengan sangat cepat.

Perbendaharaan katanya pun akan menjadi semakin banyak seiring dengan stimulasi yang diterimanya. Ada banyak cara yang bisa orangtua lakukan untuk terus menstimulasi si kecil supaya kemampuan bicara anak meningkat lebih cepat dan efektif.

Berikut ini caranya.

1.      Matikan Televisi dan Gadget

Stop memberikan tontonan video dari televisi atau gadget. Ingat, video dari televisi atau gadget hanya berfungsi sebagai komunikasi satu arah. Anak-anak tidak akan tertantang untuk berbicara ketika menonton video. Ia hanya pasif menerima informasi yang masuk. Hal ini sangat tidak baik untuk perkembangan kemampuan bicaranya. Jika Anda ingin menstimulasi si kecil agar cepat berbicara, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan mematikan televisi dan hindarkan gadget.

2.      Ajak Bicara dengan Bahasa yang Benar

Seolah-olah ingin bertingkah lucu, biasanya para orangtua ikut-ikutan bicara dengan bahasa anak. Misalnya, “inces” untuk kata “princess”, “cama” untuk “sama”, dan kata-kata “imut” lainnya. Kedengarannya memang lucu dan menggemaskan, ya, Parents. Akan tetapi, menggunakan kata-kata yang salah untuk berbicara dengan anak justru akan membuat mereka bingung. Mereka bisa kesulitan menggunakan bahasa yang benar.

3.      Beri Kesempatan Anak untuk Bicara

Anak batita mungkin membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan satu kalimat sederhana. Ditambah lagi, cara pengucapannya masih belum jelas sehingga Andalah yang harus lebih sabar. Koreksi kata-katanya yang keliru. Minta anak untuk mengulangi kata-kata yang benar. Ingat, cara Anda mengoreksi juga harus benar. Jangan menyalahkan, tetapi contohkan pengucapan yang benar.

4.      Beri Pertanyaan yang berupa Pilihan

Misalnya, saat anak ingin makan buah, ajukan pertanyaan apakah dia ingin jeruk atau apel. Jika ia hanya menunjuk piihannya, Anda bisa menyebutkan namanya, lalu minta anak untuk mengulanginya.

5.      Bermain menggunakan kartu karakter

Kartu karakter untuk anak-anak ada bermacam-macam, mulai dari jenis binatang, sayur-sayuran, buah-buahan, dan lain sebagainya. Tunjukkan kartu karakter tertentu dan mintalah anak untuk menyebutkan apa namanya. Permainan ini cukup jitu untuk menstimulasi kemampuan berbicaranya.

6.      Ajak Bernyanyi

Anak-anak biasanya sangat senang bernyanyi. Ajarkan ia lagu anak-anak yang riang dengan syair yang pendek dan juga berulang. Lagu-lagu anak yang mudah diingat dan sederhana gampang ditirukan oleh anak-anak. Mereka pasti akan mencoba untuk menyanyikannya.

7.      Membacakan Buku Cerita

Buku cerita selalu ampuh untuk memberikan stimulasi pada si kecil. Melalui buku-buku cerita, anak-anak bisa mendapatkan banyak kosakata baru. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan banyak manfaat lain dari buku-buku cerita yang orangtua bacakan,termasuk stimulasi kemampuan membaca anak di kemudian hari.

 

Sumber: School of Parenting

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *